Jaring Laba-laba BNNP Sulbar Bakal Diperkuat, Langkah Pemberantasan Peredaran Narkoba

Mamuju, penasulbar.co.id – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulbar terus bergerak melakukan pemberantasan dan pencegahan peredaran narkoba di seluruh wilayah Sulbar.

Hal itu disampaikan Kabid Pemberantasan dan Intelijen BNNP Sulbar, Kombes Pol Dilia Tri Rahayu Setyaningrum, saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Senin (25/3/2024).

Dilia Tri Rahayu mengungkapkan, pihaknya melakukan pencegahan di seluruh wilayah Sulbar untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif, lantaran pintu masuknya narkoba cukup banyak.

“Banyak orang bisa masuk (Sulbar), mulai dari jalur Pare Pare hingga jalur Palu. Itu yang kemarin kami tangkap (kemarin) kan dari jalur Pare Pare, dari Malaysia diambil barangnya,” kata Dilia Tri Rahayu.

Sehingga, kata Dia, ke depan pihaknya akan memperkuat langkah pemberantasan dan pencegahan dengan menambah Sumber Daya Manusia (SDM) BNNP Sulbar dan BNNK Polman.

“Untuk ke depan, tentunya jaring laba-laba akan saya perkuat. Masalahnya sekarang, hambatan kita adalah SDM, keterbatasan SDM. Jadi, saya dan kepala BNNP Sulbar berusaha untuk menambah SDM, bermohon ke Kapolda Sulbar, namun sampai saat ini belum di ACC (disetujui),” ungkapnya.

Lanjut Dilia Tri Rahayu menjelaskan, intensitas kerawanan peredaran narkoba di enam kabupaten se Sulbar terbesar terjadi di Polman dengan tiga faktor penyebabnya.

“Pertama, Polman adalah kabupaten paling terbuka terhadap semua jalur. Kedua, jumlah manusia yang ada di Polman itu terbesar di Sulbar dan itu merupakan pangsa pasar ternyaman untuk pengedar, untuk disorot. Ketiga, dari sumber anggaran (pendapatan). Sumber pendapatan Polman itu kalau kami identifikasi kekuatan pendapatan masing-masing orang yang bisa membeli itu (narkoba) jauh lebih besar dibanding kabupaten lain,” tutur Dilia Tri Rahayu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *