Guru Mogok Kerja di Kabupaten Mamasa, Mantan Ketua GEMA P.U.S Makassar : Ini Bukti Pemda Gagal Kelola Pendidikan

Suasana hari pertama guru mogok kerja di Kabupaten Mamasa. Foto/duk.pena.

Mamasa,penasulbar.co.id – Guru di Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulbar mogok kerja menuntut sejumlah hak yang berbulan-bulan tidak diterima.

Berdasarkan kesepakatan Forum Guru Bersatu Kabupaten Mamasa, aksi mogok kerja akan berlangsung selama empat hari, dimulai pada Selasa,16 Januari sampai Jumat, 19 Januari 2024.

Menanggapi aksi yang dilakukan guru, Mantan Ketua GEMA P.U.S Makassar, Doni Kumala Putra mengatakan ini bukti Pemerintah Daerah (Pemda) Mamasa gagal mengurus pendidikan.

Doni mengungkapkan, apa yang dilakukan guru hari ini seharusnya bisa dicegah Pemda Mamasa. Hanya hanya saja, Pemda Mamasa tidak respek terhadap aspirasi yang dilakukan Guru yang sudah berlangsung sejak tahun lalu.

“Soal tunjangan sertifikasi guru itu jelas sumber anggaranya tetapi tidak tau dikemanakan, yang susah klu anggaranya tidak jelas tetapi tunjangan sertifikasi guru itu kan jelas sumbernya. Saya nilai kondisi ini terjadi karena Pemda Mamasa gagal mengurus pendidikan. Harusnya aspirasi guru didengar, jadi sekarang guru mogok yang korban kan anak-anak kita,” ucap Doni.

Dia juga menanggapi surat edaran Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mamasa, tertanggal 15 Januari 2024.

Menurutnya, surat edaran itu tidak menjawab kegelisahan guru yang melakukan aksi hari ini. Guru dengan sadar dan paham serta mengerti bahwa apa yang dilakukan itu benar karena memperjuangkan haknya.

“Pak Kadis Pendidikan dan Kebudayaan dalam suratnya itu tidak memberikan simpati kepada para guru yang sedang berjuang. Mereka mogok karena sudah capek dengan berbagai aksi diplomasi yang selama ini dilakukan dan hanya mendapatkan jawabannya berupa janji. Harunya pak Kadis mampu mengambil hati para guru dengan menunjukan kepeduliannya,” ucapnya.

Lanjut dikatakan, masalah tunjangan sertifikasi guru, Tamsil dan gaji guru kontrak merupakan peninggalan bupati definitif yang harus diselesaikan Pemda Mamasa.

“Dibutuhkan komitmen Pemda Mamasa dalam menyelesaikan masalah hak guru. Ini menyangkut masa depan generasi kita jangan diabaikan,” ungkapnya. (Ns-01)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *