Penasulbar.co.id, Mamuju – Bupati Mamuju, Siti Sutinah Suhardi mengaku, terpukau dengan upaya stakeholder kesehatan yang terus berupaya mengkampanyekan penekanan angka stunting.
Hal tersebut disampaikan Siti Sutinah dalam sambutannya pada penutupan peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 58, Sabtu, 12 November 2022.
Siti Sutinah mengungkapkan, hal lain yang cukup menarik pada penutupan peringatan HKN tersebut, yakni upaya stakeholder kesehatan yang terus mengkampanyekan penekanan angka stunting.
“Alhamdulillah hari ini kembali dilakukan salah satu langkah preventif dengan gerakan minum tablet penambah darah yang hari ini kita lakukan secara simbolis,” kata Siti Sutinah.
Gerakan minum vitamin penambah darah diharapkan, dapat lebih ditingkatkan dan diintensifkan dalam upaya menekan penurunan angka Stunting.
“Saya berharap, gerakan minum vitamin penambah darah ini meskipun sesungguhnya telah berjalan, namun dapat lebih di intensifkan lagi dan dijadikan rutinitas dalam lingkup sekolah sebagai langkah pencegahan dini terhadap potensi terjadinya stunting,” katanya.
Untuk itu, Siti Sutinah meminta, pihak Diknas membangun kolaborasi dengan Dinkes, sehingga upaya pencegahan stunting tidak hanya bersifat kasuistik, namun lebih berorientasi jangka panjang.
“Memadatkan kegiatan ini, kita juga sekaligus akan melakukan launching program sekolah siaga kependudukan melalui intervensi dinas PPKB,” kata Sutinah.
Adapun tujuan dari program tersebut, kata dia, agar semua sekolah di Mamuju, terutama yang dijadikan lokasi awal untuk pelaksanaan sekolah siaga kependudukan, juga mulai menjadikan persoalan ini sebagai materi pembelajaran dalam lingkup internal sekolah masing-masing.
“Sehingga kita dapat menumbuhkan kesadaran kepada para siswa atau generasi muda kita atas kondisi kependudukan yang diproyeksikan akan mendapatkan bonus demografi pada tahun 2020 hingga 2035,” katanya.
(ADV)






